0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ironis, Pengguna Jalan Tertib Bila Ada Polisi

Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Marlin Supu Payu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Banyaknya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur utama Solo-Semarang, mulai dari Ampel hingga Bangak, Banyudono, dipicu oleh pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan lalu lintas. Ironisnya lagi, pengguna jalan tertib berlalu lintas bila ada polisi.

“Ini sangat ironis sekali, mereka tertib bila ada polisi, kalau tidak ada,aturan dilanggar,” kata Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Marlin Supu Payu, Jumat (19/1).

Dicontohkan, di jalur utama Solo-Semarang, sesuai aturan batas maksimal adalah 40 km perjam. Namun yang terjadi, pengguna jalan melaju melebihi ketentuan. Selain itu, kondisi jalur di wilayah Boyolali naik turun, namun begitu melintas di jalur yang lurus, biasanya pengguana jalan akan langsung tancap gas tanpa memperhatikan keselamatan orang lain.

“Bahkan rambu yang kita pasang malah dicopot,” ujarnya.

Contoh lain, truk dan bus banyak yang masih melaju di jalur kanan. Padahal jalur kanan, khusus untuk mendahului. Bus dan truk yang nekat melintas di jalur kanan akan langsung ditindak tegas dengan memberikan surat tilang.

“Pengguna jalan yang membahayakan keselamatan orang lain dan dirinya sendiri akan langsung kita tindak,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge