0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Banyak Korban Penipuan Jual Beli Online Lapor Polisi

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi  (dok.timlo.net/achmad khalik)
Solo — Kasus penipuan mendominasi di di Polresta Solo sepanjang 2017 lalu. Tercatat, sebanyak 900 lebih aduan dari masyarakat yang tertipu melapor pada Polisi.
“Kalau ditotal, ada sebanyak 900an aduan kasus penipuan yang kami terima. Dan, kalau dirata-rata hampir tiap hari ada tiga aduan yang ke sini (Mapolresta Solo —Red),” jelas Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Jumat (19/1) siang.
Dikatakan, kebanyakan warga yang mengadu lantaran tertipu penawaran jual beli melalui situs jual beli online atau media sosial (Medsos) seperti facebook, Instagram dan lain sebagainya. Dari keterangan para korban, kebanyakan mereka tergiur harga murah yang ditawarkan.
“Misal, barang seperti handphone. Di pasaran harganya masih Rp 3 juta. Tapi, di situs jual beli atau Medsos itu hanya menawarkan harga Rp 1 juta. Korban tertarik dan mentransferkan sejumlah uang kepada pengelola akun tersebut,” jelas Kasat.
Usai korban mentransfer, kata Kasat, pemilik akun tidak mengirim barang yang disepakati. Bahkan, pemilik akun tersebut menghilang dan tidak dapat dihubungi. Hingga akhirnya, korban mengadu lantaran merasa ditipu.
“Aduan tetap kami tampung. Kerugiannya biasanya rata-rata tidak seberapa antara ratusan ribu sampai sejuta. Tapi, jumlahnya banyak sekali,” terang Kasat.
Terkait penipuan yang banyak mendominasi, pihaknya menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli barang secara online. Sehingga, tidak menjadi korban berikutnya dari pihak yang ingin mengambil keuntungan.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge