0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gadaikan Truk Dump, Boncu Terancam Lima Tahun Penjara

Tersangka penipuan dan atau penggelapan truk dump (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Lantaran diduga melakukan penipuan atau penggelapan, Triyono alias Boncu (31), warga Dukuh Karangtalun RT 08, Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon,  Sragen dilaporkan polisi. Boncu diketahui melakukan penggelapan sebuah truk dump hingga mengakibatkan kerugian pada pemiliknya sebesar Rp 200 juta.

“Modus yang dilakukan pelaku menyewa kendaraan tapi tidak dibayar dan kendaraan tidak dikembalikan akan tetapi digadaikan,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman, Kamis (18/1).

AKP Saptiwi mengungkapkan, kejadian itu sendiri sudah berlangsung sekitar lima bulan lalu, di mana waktu itu pada Minggu 10 September 2017, tersangka Boncu datang ke rumah korban, Bayu Winanto (30), warga Dukuh  Magersari RT 14, Desa Gading, Kecamatan  Tanon, Sragen dengan tujuan menyewa kendaraan truk dump.

Truk dengan nopol AD 14900 CN warna kuning tersebut disewa dengan harga Rp 10 juta setiap bulannya. Setelah terjadi kesepakatan antara tersangka dengan korban, truk kemudian dibawa tersangka. Namun tersangka Boncu sendiri belum menyerahkan uang sewanya.

“Sampai sekarang uang sewa tersebut belum dibayarkan,” ujar AKP Saptiwi.

Boro-boro membayar uang sewa, bahkan kendaraan tersebut oleh Boncu justeru dilarikan dan digadaikan. Karena merasa telah ditipu, korban akhirnya melapor ke Polsek Tanon untuk menindaklanjuti kasus penipuan dan atau penggelapan tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus beberapa bulan, tim Unit Reskrim Polsek Tanon mengendus keberadaan tersangka. Tersangka Boncu akhirnya bisa ditangkap saat berada di tempat persembunyiannya di Dukuh Sirampok, Desa Karanganyar, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Sedangkan barang bukti truk dump telah digadaikan dan ditemukan di Dukuh Bantarhuni RT 19, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Indramayu, Jawa Barat.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 200 juta,” terangnya.

Saat ini Boncu telah diamanlan polisi. Atas perbuatannya tersebut tersangka bakal dijerat dengan Pasal 372 jo Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge