0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Reseller Jadi Tulang Punggung Penjualan di BTC

Suasana belanja di BTC (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Keberadaan padagang online (reseller) di pusat perbelanjaan Benteng Trade Center (BTC) tidak bisa dianggap sebelah mata. Pasalnya, para pemilik kios di lokasi tersebut banyak yang menggantungkan penjualannya kepada mereka.

“Kalau pemilik kios di BTC ini mayoritas memang penjualannya ditopang dari para reseller. Kalau end user atau pembeli langsung bisa dibilang cukup jarang,” ujar salah satu pemilik kios di BTC, Insyi kepada Timlo.net, Kamis (18/1).

Menurutnya, para pedagang reseller yang mengambil barang ke BTC tidak hanya dari dalam Kota Solo. Melainkan juga ada yang dari Yogjakarta, Semarang dan lainnya. Mereka tertarik ke BTC karena dianggap lebih praktis, pasalnya banyak supplier atau  pemilik kios di lokasi tersebut yang menyediakan sepaket dengan foto produk untuk dipasarkan.

“Sebenarnya kalau untuk harga disini tidak terlalu murah juga. Hanya saja kalau mereka ambil barang ke Klewer atau tempat lain masih harus foto sendiri. Karena biasanya di sana jarang ada pemilik kios yang menyediakan barang sekaligus foto produknya,” jelas dia.

Sementara itu, salah satu reseller, Atikah Nursari secara terpisah menyampaikan, menyikapi adanya penertiban yang dilakukan oleh managemen BTC kepada para reseller awalnya memang membuatnya cukup geram. Pasalnya, keberadaan reseller di lokasi tersebut juga ikut memberikan kontribusi kepada para pedagang, melalui pembelian barang yang dilakukan.

“Ya memang kita akui terkadang para reseller ini kurang bisa menjaga kebersihan dan sering duduk-duduk secara bergerombol di sekitaran kios. Namun itu dilakukan karena selama ini memang tidak ada tempat lain, sementara kita juga butuh melakukan packing barang dan sebagainya,” terang dia.

Namun demikian, setelah diberikan solusi dengan disediakannya tempat khusus dilantai dua bagi para reseller dianggapnya sudah cukup membantu. Hingga saat ini tercatat, jumlah reseller yang ada di BTC menurutnya ada sekitar dua ribuan. Karena itu diharapkan para reseller ini juga bisa diberikan wadah supaya bisa lebih nyaman.

“Sebenarnya kalau mau disuruh membayar sekalipun, beberapa reseller ini tidak keberatan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge