0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Fredrich Yunadi Ajukan Agung Laksono Jadi Saksi

Fredrich Yunadi,jadi tahanan KPK (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Tersangka kasus dugaan menghalangi penyidikan korupsi e-KTP, Fredrich Yunadi, mengajukan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono menjadi saksi yang meringankan.

Agung menjenguk Setya Novanto (Setnov) yang dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, usai mengalami kecelakaan di Jalan Permata Berlian, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat itu Fredrich masih menjadi pengacara Setnov.

“Nah pada hari itu ada Pak Agung Laksono (di RS Medika Permata Hijau). Jadi untuk membuktikan bahwa pada jam segitu itu pak SN itu sudah ada di dalam ruangan,” kata Ketua Tim Kuasa Hukum Fredrich Yunadi, Sapriyanto Refa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (18/1).

Kata Refa, selain Agung ada juga politikus Golkar lainnya yang datang ke lokasi, termasuk Idrus Marham yang kini menjabat Menteri Sosial.

“Karena setelah kejadian itu orang-orang dari Partai Golkar pada datang, termasuk Idrus Marham segala,” ujarnya.

Sementara itu, Refa melanjutkan, pengajuan Agung sebagai saksi meringankan dilakukan untuk menjelaskan bahwa kliennya tak melakukan tindakan seperti yang disangkakan KPK, yaitu memesan satu lantai di RS Medika.

Menurutnya, sekitar pukul 19.30 WIB, Setnov sudah masuk ke dalam kamar dan di lantai tempat yang mana telah diisi oleh pasien lainnya. Sehingga, mustahil Fredrich memesan satu lantai di RS Medika sekitar pukul 21.00 WIB.

“Jadi enggak mungkin kan ya mem-booking kamar satu lantai penuh. Nah jadi itu lah gunanya pak Agung Laksono diminta menjadi saksi (meringankan),” tuturnya.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge