0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Budi Waseso Janji Tembak Anggotanya Jika Bersekongkol dengan Bandar Narkoba

Komjen Budi Waseso dan kepala rutan yang jadi tersangka (merdeka.com)

Timlo.net – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso mengancam akan menembak anggota BNN dengan senjatanya sendiri apabila terlibat persekongkolan dengan pengedar maupun bandar narkoba. Ia mencap anggota tersebut pengkhianat.

“Kalau ada pengkhianatan di BNN ya kan, tembak dengan senjata sendiri. Biar dia tahu, pengkhianatan memang harus dibasmi,” ujar Budi di Kantor BNN, Jakarta Pusat, Rabu (17/1).

Ungkapan Budi Waseso tersebut menanggapi kasus dugaan tindak tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Kepala Rutan Kelas II Purworejo, Cahyono Adhi Satriyanto. Dia ditangkap BNN karena diduga menerima suap dari narapidana narkotika Christian Jaya Kusuma alias Sancai.

Kasus ini juga menyeret anggota kepolisian, inisial KW berpangkat AKP, yang tertangkap atas dugaan suap perwira anggota BNNP Jawa Tengah.

Budi menambahkan, kalau ternyata ada permainan oleh oknum pimpinan BNN, dia tak segan perintahkan, agar ditembak beramai-ramai oleh bawahnnya. Sampai, dia juga memperbolehkan awak media ikut terlibat.

“Kalau kepala BNN yang jadi pengkhianat tembak rame-rame sama anggota,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan BNNP Jateng masih mendalami dugaan suap tersebut. Sedangkan, anggota Polda Jateng itu tengah diperiksa Divisi Propam.

Arman menegaskan, tidak ada perlakuan berbeda terhadap tersangka yang tersangkut kasus narkotika. Mau dia anggota BNN atau kepolisian. Malah ancaman hukumannya, menurut dia, lebih berat.

“Tapi yang jelas semua yang terlibat dari manapun institusi baik dari BNN, maupun kepolisian akan diperlakukan sama, saya jamin tidak akan beda bedakan. Justru kalau dari aparat, menurut saya lebih berat,” tukasnya.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge