0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diduga Dianiaya, Seorang Kapster Tewas di Salon

ilustrasi mayat (merdeka.com)

Timlo.net — Warga Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, geger dengan penemuan mayat di dalam salon. Kondisinya mengenaskan dengan bersimbah darah yang diduga korban pembunuhan.

Korban diketahui bernama Aldi alias Badek alias Chika (25), pemotong rambut yang bekerja di Kiki Salon. Korban adalah seorang laki-laki yang berpenampilan wanita (waria), perantauan asal Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumsel.

Jasad korban pertama kali ditemukan pemilik salon, Khottob alias Kiki (25), Selasa (16/1) pukul 11.30 WIB. Kondisinya tergeletak mengenaskan dengan kepala bersimbah darah dan terlilit sehelai kain. Di TKP juga ditemukan tabung gas elpiji 3 kilogram berlumuran darah.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, petugas telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum. Dilihat dari kondisinya, 90 persen korban meninggal akibat dianiaya.

“Kemungkinan dianiaya sampai tewas, itu terlihat dari luka-lukanya. Kejadiannya kemungkinan dini hari tadi,” ungkap Yon.

Untuk menyelidiki kasus ini, petugas menyita barang bukti. Diantaranya kain yang melilit kepala korban, satu tabung gas elpiji 3 kg, kasur gulung berlumuran darah tempat korban tergeletak.

“Pelaku dan motifnya masih lidik. Saksi sudah kita mintai keterangan,” kata dia.

Sementara itu, pemilik salon, Kiki mengaku, setiap hari salon miliknya dibuka oleh korban pukul 08.00 WIB. Kebetulan, korban tinggal di salon itu sejak sebulan lalu. Namun, dia kaget sampai siang hari pintu salon belum juga dibuka.

“Beberapa kali saya panggil tidak nyahut. Saya buka pakai kunci simpanan, pas lihat Chika sudah meninggal,” ujarnya.

Sebelum bekerja dengannya, korban diketahui bekerja di Selly Salon di Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang. Kiki belum terlalu mengenal Chika secara dalam karena mereka pun baru berkenalan.

“Orangnya juga tidak banyak ngomong, tidak pernah cerita masa lalunya atau masalah apapun,” kata dia.

Terakhir kali Kiki bertemu dengan Chika malam hari sebelum kejadian, Senin (15/1). Saat mengecek aplikasi WhatsApp, terlihat ponsel korban masih aktif pada pukul 01.00 dini hari, Selasa (16/1).

“Kemarin itu dia lagi galau, semalam telponan sama cowoknya dari jam 6 sore sampai malam. Cowoknya itu orang Bangka,” tandasnya.

[ded]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge