0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Nguri-uri Tradisi Setu Pon

(foto: Yuvensia Kharisma Novena)

Timlo.net – Belasan penari dari Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) yang bekerja sama dengan komunitas tari bali dan modern melakukan pertunjukan tari tradisi nusantara di pendopo Prangwedanan Mangkunegaran, Sabtu (13/1). Acara tersebut rutin diselenggarakan pada sabtu malam khususnya Setu (Sabtu) Pon, sebanyak 10 kali dalam setahun.

Dikelola oleh ASGA, Setu Pon merupakan wujud pengabdian ASGA kepada masyarakat terhadap budaya khususnya seni tari. Tujuan paling utama diadakan Setuponan adalah untuk memperingati hari lahir Mangkunegara IX.

Selain itu acara tari ini digunakan untuk ajang mengekspresikan diri bagi mahasiswa ASGA dan ajang silaturahmi dengan komunitas tari lainnya seperti tari bali dan modern.

“Ini sudah rutin, orang sudah tahu, sehingga merupakan destinasi wisata seni budaya,” Ungkap Direktur ASGA, Irawati.

Sementara itu tari-tari nusantara yang disajikan dalam Setuponan adalah Tari Pendet, Tari Gambyong Retno Kusumo, Tari Srimpi Sangupati, Tari Legong Kraton, Tari Rejang Renteng, dan Tari Eko Prawiro. Pertunjukan tersebut juga menampilkan tarian kolaborasi yang modern seperti tari Harmony in Diversity. (Yuvensia Kharisma Novena)

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge