0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Mantan Kuasa Hukum Setya Novanto Resmi Ditahan KPK

Fredrich Yunadi,jadi tahanan KPK (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pengacara Fredrich Yunadi, yang juga mantan kuasa hukum tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto, selesai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK. Fredrich diperiksa selama 10 jam terhitung sejak ditangkap dini hari tadi di kawasan Jakarta Selatan, hingga pukul 10.52 WIB.

Sekitar pukul 11.15 WIBb, Fredrich tampak keluar gedung melalui lobi utama. Dia mengenakan rompi oranye, yang biasanya dipakai para tahanan KPK.

Sebelum masuk ke dalam mobil tahanan, Fredrich menilai perkara yang dituduhkan KPK padanya hanyalah fitnah. Bahkan ia merasa seperti di bumi hanguskan oleh KPK.

“Sebagai seorang advokat saya melakukan tugas dan kewajiban saya membela Pak Setya Novanto. Saya difitnah, katanya melakukan pelanggaran sedangkan Pasal 16 UU 18 tahun 2003 tentang Advokat, sangat jelas mengatakan advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana,” kata Fredrich usai pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1).

“Sekarang saya di bumi hanguskan ini adalah suatu pekerjaan yang diperkirakan ingin menghabiskan profesi advokat,” katanya.

Dia juga membantah telah membuat skenario Setya Novanto tertabrak tiang listrik. Hingga akhirnya menyewa satu lantai di Rumah Sakit Medika Permata Hijau demi melancarkan skenario tabrakan itu.

“Sama sekali tidak ada. Buktikan. Iya kan itu permainan. Enggak ada itu sesuatu hal rangkaian itu namanya skenario ingin membumi hanguskan,” ujarnya.

“(Menyewa satu lantai untuk Novanto?) Enggak ada bohong semua,” ucap Fredrich.

Pria berkacamata ini menambahkan apa yang dialaminya bisa jadi akan menjerat advokat lainnya yang tengah yang bisa dijerat hukum ketika sedang melakukan tugasnya. Bahkan bukan tidak mungkin lembaga penegak hukum lain seperti kepolisian juga melakukan hal yang sama.

“Hari ini saya diperlakukan oleh KPK berarti semua advokat diperlakukan hal yang sama. Dan ini akan di ikuti jejak oleh kepolisian maupun Jaksa. Jadi Advokat dikit-dikit menghalangi,” ujarnya.

KPK sendiri belum memberikan penjelasan resmi soal penahanan Fredrich.

Seperti diketahui, Fredrich ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek KTP-elektronik atas tersangka Setya Novanto.

Fredrich dan dr Bimanesh diduga bekerja sama untuk memalsukan tersangka Setya Novanto ke rumah sakit untuk dilakukan rawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK. [lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge