0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Edarkan Obat Golongan IV, Dua Pemuda Dibekuk

Dua warga Ngadirojo dicokok petugas lantaran memiliki obat terlarang (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Dua warga Dusun Kenteng Desa Ngadirojo Kidul Kecamatan Ngadirojo AAS (22) dan BS (21) dicokok tim Satresnarkoba Polres Wonogiri. Penangkapan keduanya dilakukan di tempat berbeda. Dari tangan keduanya petugas menemukan obat terlarang (psikotropika).

“Dari hasil test urin, kedua pelaku hasilnya positif. Untuk kepentingan penyidikan dilakukan penahanan di Mapolres Wonogiri,” papar Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubaghumas AKP Hariyanto, Jumat (12/1).

Terbongkarnya kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat. Pada Selasa (9/1) pukul 23.00 WIB, ada seorang pemuda dalam kondisi teler di Ngadirojo. Kemudian petugas meluncur ke lokasi. Petugas menggeladah badan AAS dan ditemukan satu buah obat yang tersimpan di dalam tasnya. Setelah diperiksa, obat itu merupakan obat golongan IV jenis Clononazepam (Riklona).

“AAS digelandang ke Mapolres, dan dari hasil interogasi akhirnya mengerucut pada pelaku kedua yakni BS. Sehari kemudian petugas berhasil mengamankan BS di Wonogiri Kota,” kata dia.

Menunut dia, AAS mendapatkan barang haram itu dari BS. Selain dikonsumsi sendiri, BS meminta AAS memasarkan obat terlarang tersebut. Sementara obat terlarang yang berhasil disita dari tangan pelaku merupakan sisa barang yang belum terjual.

“Sebagai barang bukti, polisi mengamankan satu obat jenis Clononazepam (Riklona), dua handphone, tas, dan uang tunai Rp 35 Ribu,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat AAS dengan Pasal 62 UURI No 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika dan BS dikenai Pasal 60 ayat  (2) Jo pasal 69 subsider 62 UURI No 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge