0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Alokasi KUR, 50 Persen untuk Sektor Produksi 

Ilustrasi uang (dok.timlo.net/gg)

Solo — Program kredit usaha rakyat (KUR) yang digulirkan pemerintah untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mulai disalurkan pada awal tahun ini. Dari total alokasi dana yang disediakan, 50 persen diperuntukan bagi sektor produksi.

“Untuk tahun ini komposisi penerima dana KUR, memang diarahkan 50 persen untuk sektor produksi, ” ujar Pemimpin Cabang BRI Slamet Riyadi,  Susanto kepada wartawan,  Jumat (12/1).

Sebelumnya, dijelaskan karena belum ada ketentuan, penerima KUR di wilayah Solo lebih banyak didominasi untuk sektor perdagangan. Bahkan jumlahnya mencapai sekitar 60-70 persen.

Sehingga untuk sekarang pola pemasaran yang akan diterapkan,  dilakukan perubahan. Dengan harapan dapat memenuhi arahan dari pemerintah tersebut.

“Kalau di Solo potensi untuk sektor produksi yang cukup banyak adalah produk tekstil dan kuliner. Karena kalau untuk pertanian dan perikanan cukup terbatas, kalauoun ada hanya diwilayah pinggira, ” jelasnya.

Oleh karena itu untuk dapat memaksimalkan potensi pembiayan disektor produksi,  pihaknya mengaku telah melakukan kerjasama dengan dinas terkait. Pasalnya,  sejumlah dinas itu memiliki pelaku usaha binaan.

“Termasuk kita juga akan memanfaatkan Rumah Kreatif BUMN (RKB). Karena disana sering digunakan untuk melakukan kegiatan dan pemdampingan UMKM, ” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge