0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Wow! Sabu yang Dibawa Dua Tersangka Senilai Rp 2 Miliar

Dua tersangka yang membawa sabu seberat hampir dua kilogram (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Barang haram jenis sabu seberat hampir dua kilogram yang diselundupkan dua tersangka melalui Bandara Adi Soemarmo, Solo bernilai Rp 2 Miliar lebih. Sedianya, barang haram asal Malaysia tersebut hendak dikirimkan kepada pemesannya yang ada di Jawa Timur.

“Jika ditotal, sabu seberat hampir dua kilogram ini mencapai Rp 2 Miliar lebih,” terang Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Tri Agus Heru dalam rilis kasus Penggagalan Penyelundupan Narkotika Golongan I Jenis Methamphetamine di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta, Rabu (10/1) siang.

Belum lagi, jika barang itu sampai ke tangan si pemesan. Tentu saja, kristal sabu tersebut akan diecer dan dijual belikan kepada para pemakaian. Siapa lagi kalau bukan generasi bangsa saat ini.

“Dengan penggegalan yang kita lakukan ini, berapa ribu anak bangsa yang berhasil kita selamatkan. Apalagi, nilai sabu yang kita ungkap sangat fantastis,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya terus melakukan perang terhadap narkotika. Jaringan internasional yang kerap menyuplai kristal sabu diputus tak hanya sampai ditingkat kurir, melainkan ke bandar kelas kakap. Dengan begitu, narkoba yang menjadi ancaman utama Bangsa Indonesia dapat diberantas hingga ke akar-akarnya.

“Memberantas jaringan sabu itu ibarat mencabut rumput, harus sampai ke akarnya,” kata Brigjen Heru.

Seperti diketahui, dua tersangka SRD (25) asal Madura dan AMR (21) asal Lombok, Nusa Tenggara Barat dibekuk petugas gabungan saat menyelundupkan sabu seberat hampir dua kilogram melalui Bandara Adi Soemarmo, Solo pada Selasa (9/1) siang kemarin.

Dalam menjalankan aksinya, barang haram narkotika golongan I jenis methamphetamine ini dimasukkan kedalam kardus dan ditutupi menggunakan pakaian serta makanan. Kedua tersangka dijanjikan uang senilai Rp 30 Juta untuk masing-masing tersangka jika berhasil mengantar barang haram tersebut.

Tak disangka mereka justru dicokok oleh petugas gabungan yang telah mengawasi gerak-geriknya saat turun dari pesawat Lion Air AK 356 tujuan Malaysia – Adi Soemarmo, Solo, Indonesia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge