0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Unisri Belum Tambah Prodi, Ini Alasannya

Wakil Rektor Unisri, Sutoyo (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo —  Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyatakan hingga saat ini belum akan menambah jumlah program studi (Prodi). Tetapi Unisri akan lebih berkosentrasi pada peningkatan kualitas.

“Peningkatan kualitas seperti penyediaan laboratorium pada seluruh Prodi yang ada, baik Prodi yang konsentrasi di bidang sains dan teknologi maupun sosial humaniora,” ungkap Wakil Rektor III Unisri Sutoyo kepada wartawan, di kampus Unisri Solo, Rabu (10/1).

Dijelaskan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unisri, Prodi Ilmu Administrasi Negara telah dilengkapi Laboratorium Kebijakan Publik, Laboratorium Audio Visual dan Laboratorium Komputer. Prodi Ilmu Komunikasi  telah memiliki Laboratorium Fotografi, TV Kampus, Laboratorium Multimedia. Sedang Prodi Ilmu Hubungan Internasional dilengkapi Laboratorium Bahasa Inggris.

Menuurtnya, kelengkapan fasilitas proses belajar mengajar juga ditingkatkan untuk menambah tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Unisri. Saat ini Unisri pada perangkingan yang dilakukan Kemenristek Dikti berada pada posisi 94 dari 4.535 PTN/PTS di Indonesia.

“Di Jawa Tengah, Unisri kini menempati ranking 6 dari 255 PTS,” jelasnya.

Hal tersebut disebutnya merupakan peningkatan prestasi, mengingat tahun sebelumnya Unisri menduduki posisi 111 Nasional dan Jawa Tengah ranking 7,  sedang tahun 2015 ranking 184 nasional dan di Jawa Tengah pada posisi 17.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge