0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bulog Siapkan 20 Ton Beras untuk Operasi Pasar

Gelaran operasi pasar beras di Pasar Gede, Solo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Tingginya harga beras yang berlaku di pasaran sampai dengan saat ini masih menjadi sorotan pemerintah kota (Pemkot) Solo. Untuk menstabilkan harga di pasaran itu, Pemkot kembali menggelar operasi pasar bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Untuk operasi pasar kali ini kita menyediakan sekitar 20 ton beras medium,” ujar Kepala Bulog Subdivre III Solo, Titov Agus Sabela kepada wartawan, Selasa (9/1).

Menurutnya, operasi pasar yang digelar saat ini berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, sasaran operasi pasar yang dilakukan itu melibatkan para pedagang disejumlah pasar tradisional. Seperti Pasar Gede, Pasar Rejosari, Pasar Nusukan, Pasar Legi, dan Pasar Harjodaksino.

“Dalam operasi pasar kali ini kita hanya mematok harga beras medium sebesar Rp 8000 ribu per kilogram. Nantinya pedagang yang melakukan pembelian di operasi pasar ini wajib menjualnya kepada konsumen maksimal Rp 9.450 ribu per kilogram. Atau setara dengan harga eceran tertinggi seperti yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Dengan harga yang ditetapkan itu, lanjut Titov lebih rendah dari harga yang berlaku di pasaran saat ini. Dimana untuk beras medium terpantau mencapai Rp 11 Ribu per kilogram.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan kota Solo, Subagyo menyampaikan, operasi pasar yang dilakukan ini merupakan bentuk penyikapan yang dilakukan oleh pemerintah. Hal itu karena harga beras yang berlaku di pasaran terpantau masih cukup tinggi, meski sebelumnya sudah dilakukan operasi pasar.

“Sebenarnya kalau untuk operasi pasar sudah kita lakukan sejak 8 Desember lalu dengan menyiapkan sekitar 10 ton beras medium. Namun karena sampai saat ini harga masih tetap tinggi, akhirnya Bulog kembali menambah ketersedian beras untuk operasi pasar sebanyak 20 ton beras,” terangnya.

Hingga saat ini, menurutnya beras yang sudah tersalurkan dalam gelaran operasi pasar tersebt tercatat mencapai 27 ton.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge