0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Identifikasi Pelaku Pembuang Bayi di Toilet Pesawat

Penemuan janin di pesawat Etihad (merdeka.com)

Timlo.net – Petugas cleaning service Bandara Soekarno-Hatta menemukan jasad bayi di dalam tong sampah toilet pesawat Etihad Airways, Sabtu (6/1). Polisi memastikan jasad bayi tersebut merupakan korban aborsi. Polres Kota Bandara telah mengidentifikasi pelaku.

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menuturkan secara detail pengungkapan penemuan jasad bayi dalam tempat sampah pesawat itu.

“Ditemukan oleh seorang petugas cleaning service bernama Andri, sekitar pukul 17.45 WIB saat pesawat tiba dan terparkir di area terminal 2 BSH,” kata dia, Sabtu (6/1).

Diungkapkannya, dari manifes penumpang pesawat Etihad Airways EY-474 tujuan Abu Dhabi-Soekarno Hatta ini, polisi mengidentifikasi dengan jelas pelaku pembuang jasad bayi tersebut.

“Hasil analisa identifikasi dan pemeriksaan kami terhadap beberapa saksi diperoleh keterangan bahwa, penumpang pesawat atas nama Hani binti Kahid Uta (37), diduga sebagai pelaku yang membuang jasad bayi malang tersebut,” terang dia.

Diterangkan dia, Hani merupakan warga asal Indonesia kelahiran Cianjur, Jawa Barat.

“Yang bersangkutan diduga telah melakukan aborsi dan membuang bayinya ke toilet di pesawat Etihad,” bebernya.

Dari pengungkapan kasus ini, Polisi mengamankan sejumlah alat bukti berupa manifes penumpang Etihad Airways, sampel darah, barang bagasi terduga pelaku dan dokumen bagasi.

Informasi dari kru pesawat, bahwa saat pesawat transit di Bangkok, thailand, Hani mengeluh sakit perut dan terdapat pendarahan di alat vitalnya.

Menerima keluhan tersebut, kru pesawat menyarankan agar Hani berobat di Bangkok, sehingga Hani tidak dapat melanjutkan penerbangan ke Jakarta.

“Saudari Hani saat ini masih dalam perawatan di Bangkok dan sudah dikoordinasikan pihak AP 2 dengan maskapai Etihad, Dinas Kesehatan dan Bandara di Bangkok,” tuturnya.

Polisi akan berkoordinasi dengan pihak keluarga hani untuk melakukan proses lebih lanjut.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge