0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dengan Terpaksa, DPRD Setujui Pemkab Utang Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Langkah Pemkab Sragen mengambil hutang sebesar Rp 200 miliar akhirnya disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Namun persetujuan Dewan tersebut lantaran terpaksa dengan harapan masyarakat bisa menikmati infrastruktur jalan yang bagus.
”Dengan sangat terpaksa, saya setujui, harapan kami masyarakat Sragen memiliki jalan yang enak,” kata Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto, Rabu (3/1).
Totok, sapaan akrab Bambang Samekto, menyampaikan, banyak cara untuk bisa membangun infrastruktur tanpa berhutang. Salah satunya melalui lobi ke pemerintah pusat dan provinsi atau menggunakan akses partai agar bisa mendapatkan anggaran pembangunan.
”Kalau soal lobi ke atas saya nggak tahu, mungkin sudah lobi dan ketemunya utang tadi,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu contoh lobi yang sukses adalah pembangunan Gedung RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen pada masa kepemimpinan Bupati Agus Fatchur Rahman. Saat itu anggaran Pemkab memang sedikit.
“Tapi lobi ke atas sukses dan bisa terwujud pembangunan gedung rumah sakit,” jelas Totok –sapaan akrab Bambang Samekto.
Meski mengaku terpaksa, dia mengaku rela dipotong dana aspirasinya untuk pengembangan wilayahnya. Diharapkan dengan uang pinjaman itu, jalan di seluruh Kabupaten Sragen menjadi lebih baik.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge