0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Oorth, Aplikasi Karya Anak Bangsa, Siap Menggeser Facebook

CEO Oorth, Krishna Adityangga saat berada di tempat kerjanya (timlo.net/achmad khalik)

Solo –  Aplikasi sosial media (sosmed) buatan anak negeri mulai menunjukkan tajinya. Di-launching sejak Oktober 2017 lalu, perkembangan Oorth sebagai aplikasi multifungsi naik drastis. Bahkan, aplikasi yang berpusat di Kota Solo tersebut telah memiliki pelanggan di 10 belahan negara di dunia.

“Sejauh ini sudah mencapai 20.000 yang aktif sejak di-launching Bulan Oktober lalu,” terang CEO Oorth, Krishna Adityangga, Rabu (3/1).

Sejak tiga bulan lalu, kata Krishna, jumlah user terus bertambah. Bahkan pada hari tertentu jumlah pengunduh aplikasi ini mencapai lebih dari 1000 per hari. Terlebih dengan gencarnya isu boikot produk-produk Israel dan adanya isu LGBT. Banyak user baru yang diindikasikan dari Facebook pindah ke Oorth ini.

“Akibat banyaknya user baru inilah, kinerja Oorth sempat melambat. Hingga banyak kritik maupun komplain,” jelasnya.

Dengan situasi tersebut, pihaknya segera melakukan antisipasi dengna membuka dan mengembangkan aplikasi tersebut. Harapannya, dengan tidak mengganggu kinerja jika terjadi lonjakan user.

“Dengan pengembangan dan lonjakan yang kami lakukan ini. Insya Allah bisa menggeser Facebook.” katanya.

Di tempat yang sama, CTO atau Co-Founder Oorth, Dhanny Ardiansyah mengaku, ada banyak fitur unggulan yang ditawarkan Oorth yang tak dimiliki oleh Sosmed yang lain termasuk Facebook. Semisal, donasi untuk kegiatan amal yang dapat dikelola secara transparan. Tak hanya disitu, ada juga fitur komunitas. Dengan adanya fitur tersebut, tiap anggota yang bergabung dapat berkomunikasi dan juga berbagi kegiatan.

“Nah, untuk yang ter-anyar kali ini kami akan me-launching seri 1.3.0 yang dilengkapi dengan fitur berita terkini dari sejumlah media terkemuka,” jelas Dhanny.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge