0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Narkoba di Sragen Meningkat

Press Release Akhir Tahun 2017 Polres Sragen (foto: Agung Widodo)

Sragen – Kasus narkotika dan obat-obatan di wilayah Hukum Polres Sragen tahun 2017 meningkat enam kasus dari tahun lalu. Sementara barang bukti obat-obatan yang berhasil disita jenis tramadol dan trihexypinidil hampir mencapai 69.800 butir.

“Barang bukti sebanyak itu untuk ukuran Kabupaten Sragen cukup besar. Suplai yang tinggi itu mengindikasikan penggunaan obat keras itu juga besar,” kata Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, Sabtu (30/12).

Dalam Press Release Akhir Tahun 2017 Polres Sragen, kepada wartawan Kapolres mengungkapkan, sepanjang tahun 2017 terdapat 38 kasus narkoba atau naik enam kasus dari tahun lalu sebesar 32 kasus. Sedangkan barang bukti obat-obatan jenis tramadol dan trihexypinidil ini yang berhasil diamankan mencapai 69.800 butir.

Peredaran obat-obatan tersebut cukup mengkhawatirkan karena sudah merambah pada pelajar. Oleh karena itu pencegahan harus ditingkatkan dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen.

“Kita konsen bersinergi bahu-membahu dalam aspek pencegahan. Dengan Dinas Kesehatan untuk membangun kesadaran masyarakat agar menjauhi psitropika,” jelas Arif Budiman.

Sementara itu, secara umum Kapolres menyebut angka kriminalitas di Sragen tahun 2017 hanya meningkat satu kasus dibanding tahun lalu. Namun untuk pengungkapan kasus Kapolres mengklaim mengalami peningkatan dibanding 2016.

Tahun lalu dari 304 kasus tindak pidana, yang berhasil diselesaikan sebanyak 212 kausus atau 69,7 persen. Sementara 2017 ini dari jumlah 305 kasus, yang berhasil diselesaikan sebanyak 239 kasus atau 78,36 persen.

“Ada peningkatan dalam penyelesaian perkara. Ini capaian perspektif dalam penegakan hukum,” ujarnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge