0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Modus Pakai Tusuk Gigi, Begini Pembobol ATM Perdaya Korban

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede saat rilis kasus percobaan pencurian ATM di Kecamatan Ngadirojo (foto: Tarmuji)

Wonogiri – Komplotan pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) di Ngadirojo yang tertangkap petugas, Rabu (27/12) merupakan jaringan lintas provinsi. Tiga pelaku memiliki peran masing-masing.

“Dalam modus operandinya, komplotan ini diotaki oleh Nasroni (46) warga Jalan Penggilingan Baru Kelurahan Dukuh Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede saat rilis kasus di Aula Mapolres setempat, Jumat (29/12).

Nasroni selain sebagai otak pelaku juga berperan sebagai pemasang tusuk gigi di dalam lubang kartu ATM dan sekaligus memasang stiker call center bank dilengkapi nomor telepon palsu.

“Jadi, gunanya tusuk gigi itu sebagai alat untuk mengganjal kartu ATM yang masuk. Ketika ada korban yang mau mengambil uang di ATM, kartunya bisa masuk tapi tidak bisa keluar, dan saat itulah pelaku lain beraksi,” kata Kapolres.

Pelaku lainnya, Imron (36), warga Bandar Lampung, bertugas mengawasi kondisi sekitar ATM bersama satu pelaku yang berhasil melarikan diri dari kejaran petugas saat peristiwa penangkapan.

foto: Tarmuji

“Imron, pelaku ini berperan sebagai eksekutor. Ketika ada korban masuk perangkap, ia akan berpura-pura menolong korban. Selain itu, ia berpura-pura mau mengambil ATM miliknya yang sengaja ditinggal di atas mesin tersebut,” jelasnya.

Selain menawarkan bantuan, kata Mantan Kaden A Brimob Polda Metro Jaya ini, ketika korban terpedaya selanjutnya ia akan menyarankan kepada korban untuk memasukkan kode PIN dengan dalih jika dimasukkan kode PIN kartu ATM itu akan keluar, saat itu pelaku menghafalkan kode PIN milik korban.

“Setelah tipu daya itu berhasil, kartu ATM yang terganjal itu pun tidak bisa keluar, lalu pelaku menggiring korban untuk menelpon nomor call center yang sudah dipasang komplotan ini. Selanjutnya mereka pura-pura pergi. Dirasa suasana sudah aman, pelaku kembali masuk ke dalam anjungan, menggunakan sebuah tang kecil, ATM milik korban lalu diambil dan mereka kabur,” bebernya.

Sementara itu, pelaku lain, Hapizurohman (26) warga Lampung Tengah ini berperan sebagai driver. Dimana saat aksi di Ngadirojo terjadi, ia dibekuk petugas berada di dalam mobil Daihatsu Xenia B 1866 BFW warna hitam yang terparkir di sisi barat ATM tersebut.

“Pelaku ini dibekuk di dalam mobil, keadaan mesin menyala. Sedang satu pelaku yang berhasil kabur, sudah kita kantongi identitasnya dan saat ini dalam pengejaran petugas,” tandasnya.

Terpisah, Kasatreskrim AKP Muhamad Kariri menambahkan, selain beroperasi di wilayah Wonogiri, kawanan ini setidaknya sudah 21 kali melakukan pencurian serupa di Jateng, Jatim dan Jabar dan DIY.

“Dari sekian titik TKP, ada yang berhasil ada yang tidak. Tapi untuk wilayah Jateng menurut pengakuan mereka, dilakukan sejak Oktober silam,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge