0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lima Anggota Geng Jepang Diburu Polisi

Penjarahan minimarket yang diduga dilakukan geng motor Jembatan Mampang (Jepang) (merdeka.com)

Timlo.net — Polisi masih memburu lima orang anggota geng motor ‘Jepang’ yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan toko pakaian Fernando di Depok. Pengejaran dilakukan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi persembunyian. Polisi juga sudah menggeledah beberapa tempat salah satunya sebuah kontrakan di Pitara, Pancoran Mas.

“Kami sudah identifikasi ada lima orang lagi yang terlibat. Saat ini tim masih melakukan pengembangan,” kata Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto, Kamis (28/12).

Dia mengimbau lima orang yang saat ini masih buron agar menyerahkan diri. Sehingga proses hukum bisa dilakukan dengan cepat dan kasusnya selesai diproses.

“Kami imbau pada semua orang yang terlibat silakan menyerahkan diri. Kami akan lakukan proses secara profesional,” ucapnya.

Kelima orang yang buron itu diduga masih berpindah tempat untuk menghindari kejaran polisi. Namun polisi terus berupaya melakukan pengejaran.

“Kami terus lakukan pengejaran ke tempat yang diduga sebagai lokasi persembunyian mereka,” katanya.

Sebelumnya, polisi sudah menangkap tiga orang yang diduga terlibat penjarahan toko baju di Depok pada Rabu pukul 23.00 WIB. Mereka adalah Mutias Prasetya alias Bogel (18), Dimas Cahyo alias Karto (18) dan Reynaldi Alfares alias Kribi (18). Mereka masih menjalani pemeriksaan.

Total sudah ada 12 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dijerat pasal 365 dan atau 368 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge