0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Geng Jepang, Tukang Nasi Goreng Dikalungi Celurit

Remaja pelaku penjarahan toko di Depok ditangkap (merdeka.com)

Timlo.net — Salah satu korban kekerasan geng motor di Depok melapor ke Polresta Depok. Penjual nasi goreng di Limo melapor karena dirinya sempat menjadi pemerasan geng motor Jembatan Mampang (Jepang).

Korban mengaku uang hasil jualan sejak sore hingga malam hari dirampas para berandalan ini.

“Yang diambil handphone sama uang saya, sekitar Rp 160 Ribu. Itu yang di laci. Untung yang di kantung enggak diambil,” kata Mikhael, penjual nasi goreng yang dirampas geng Jepang, Kamis (28/12).

Ketika melapor dirinya juga sempat melihat para tersangka. Dia meyakini, mereka adalah pelaku yang merampas hasil jualannya.

“Kalau lihat pisau yang digunakan sama persis pas saya dirampok,” paparnya.

Mulanya dia mengaku tak curiga. Mereka awalnya memesan nasi goreng. Ketika sedang masak, tiba-tiba pelaku yang terdiri dari tiga orang langsung menodong.

“Leher saya dikalungi celurit. Perut juga ditodong pisau,” ungkapnya.

Dia pun pasrah dan langsung menyerahkan hartanya. Setelah mereka pergi barulah dia meminta tolong. Dia berharap para pelaku diberi hukuman setimpal.

“Harus berat (hukumannya) supaya tidak ada lagi korban berikutnya,” tandasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge