0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Begini Makna Filosofis 75 Gong di CFN

Jumpa Pers Car Free Night (heru gembul)

Solo — Pemerintah Kota Solo mengeluarkan imbauan untuk tak menyalakan kembang api dan petasan selama acara malam pergantian tahun, Car Free Night 2017. Sebaliknya, penanda pergantian tahun akan dilakukan dengan pemukulan Gong.

“Gongnya ini kan ada 75 buah, atau pitu limo yang berarti Pitulungan kang Mahakawasa (Pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa-Jawa). Artinya tidak hanya sekedar ingin beda tetapi juga ada makna filosofisnya,” papar Kepala Dinas Pariwisata Solo, Anggoro Hexa, Kamis (28/12).

Selain itu, lanjut Hexa, Gong merupakan instrumen terbesar yang ada pada gamelan, dan dipukul paling terakhir. Hal ini ditangkap sebagai kemauan untuk mengevaluasi diri sendiri, dan kerendahan hati untuk menatap masa depan. Selain itu, gong memiliki arti yakni menjadi pengingat agar dapat menjalani laku kehidupan lebih baik pada 2018 mendatang.

“Sebelum pemukulan Gong akan ada doa bersama enam pemuka agama,” kata dia.

Lebih jauh Hexa memaparkan, akan ada 5 titik keramaian pada pelaksanaan CFN. Puluhan penampil darinkesenian tradisional dan modern akan berbaur dalam panggung tersebut. Lima panggung tersebut akan berada disepanjang Jl. Slamet Riyadi, mulai dari Gladag hingga Purwosari, dengan panggung utama di Ngarsopuro.

“Ada tari tradisional, musik keroncong, musik modern juga ada. Pokoknya kumplit, semuanya bersatu demi Solo yang lebih baik,” kata Hexa.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge