0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo dan Sukoharjo Raih Penghargaan “Smart City”

General Manager PT Telekomunikasi Indonesia Witel Solo Pribadi Nirwana (kiri) saat memberikan piagam penghargaan kepada Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Solo Sri Wardhani Poerbowidojo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Dua daerah di Soloraya berhasil menyabet penghargaan program smart city dari PT Telekomunikasi Indonesia, Kamis (28/12). Berdasarkan dari penilaian yang dilakukan, dua daerah yakni Solo dan Sukoharjo tersebut dianggap telah berhasil mengimplementasikan program smart city melalui beberapa layanan publik yang diberikan.

“Program pemberian penghargaan ini sebenarnya baru pertama kali kita gelar. Tujuannya untuk mengapresiasi pemerintah daerah di Indonesia yang telah berhasil mengimplementasikan program smart city,” ujar General Manager PT Telekomunikasi Indonesia Witel Solo, Pribadi Nirwana kepada wartawan.

Dari penilaian yang dilakukan, ada sekitar 52 daerah di Indonesia yang berhasil mendapat penghargaan. Dari total penghargaan yang diberikan tersebut, dua diantaranya adalah Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo. Pasalnya, dalam praktiknya kedua daerah itu terbukti berhasil mengembangkan layanan publik berbasis online.

“Seperti kita tahu bahwa di Solo ini cukup banyak program layanan publik yang sudah berbasis online. Seperti e-pajak, e-retribusi, e-PBB dan lainnya. Demikian juga yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Sehingga dengan terobosan yang dilakukan itu masyarakat bisa semakin lebih mudah saat membutuhkan pelayanan,” jelasnya.

Tidak hanya sekadar penghargaan, dalam kesempatan itu PT Telkom juga memberikan sejumlah bonus tambahan kepada kedua daerah tersebut. Diantaranya adalah gratis pemasangan wifi id di 10 titik dan dua aplikasi selama satu tahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Solo Sri Wardhani Poerbowidojo mengaku sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan. Dalam upaya perbaikan layanan publik,  menurutnya berbagai OPD di Solo sudah banyak yang membuat aplikasi pelayanan berbasis online. Dengan aplikasi yang dikembangkan itu, sekarang masyarakat tidak perlu repot harus mengantri di kantor.

“Karena sekarang hampir semua orang menggunakan smartphone. Jadi dengan aplikasi berbasis online ini, harapannya bisa mempermudah pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge