0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2018, Polres Boyolali Prioritaskan Penanganan Korupsi

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie menjelaskan rencana kerja tahun 2018 (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pelaku penambangan ilegal dan korupsi wajib waspada. Mengingat, tahun 2018, pelaku penambangan ilegal dan korupsi menjadi target perhatian Polres Boyolali.

“Kasus korupsi menjadi target perhatian, kita juga berkomitmen memberantas serta pencegahan tindak korupsi,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie, Kamis (28/12).

Dijelaskan Kapolres, sepanjang tahun 2017, ada dua kasus korupsi yang sudah diproses hukum. Dimana keduanya melibatkan oknum perangkat desa. Salah satunya terkait gravitasi, dimana sang oknum membuat peraturan sendiri diluar sistim anggaran desa untuk meminta uang.

“Satunya kasus penyelewengan anggaran pemerintah,” imbuhnya.

Pihaknya juga turut dalam pengawasan anggaram keuangan di desa, dimana dana langsung dari pemerintah pusat ke desa-desa.  Selain penindakan hukum, pihaknya lebih mengedepankan upaya pencegahan.

“Jangan sampai anggaran pemerintah diselewengkan, kita tingkatkan pemantauan bagaiman proses pemanfaatan anggara desa tersebut,” ujarnya.

Sementara terkait dengan penambangan ilegal, pihaknya sejauh ini sudah berulang kali melakukan penindakan. Namun kenyataan di lapangan, penambang ilegal masih marak. Penambangan ilegal yang menjadi prioritas bidikan terutama di kawasan Lereng Gunung Merapi. Masih maraknya aksi penambangan ilegal dan belum maksimalnya penindakan, salah satunya dikarenakan banyaknya titik-titik lokasi penambangan. Untuk mengantisipasi tindakan hukum, pihaknya terus mendorong pelaku penambangan untuk melengkapi perijinan.

“(Penambangan) Tak berijin, siap-siap saja kita tindak tegas,” tambahnya.

Upaya pengawasan aktivitas penambangan dilakukan untuk mencegah kasus yang kerap terjadi. Seperti penambang yang tertimbun longsor.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge