0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pengacara Ini Ingin WhatsApp Hapus Emoji Jari Tengah

Emoji jari tengah. (timesofindia.com )

Timlo.net—Seorang pengacara menulis kepada WhatsApp meminta mereka menghapus emoji jari tengah yang cabul. Gurmeet Singh, sang pengacara dari Delhi, India. Dia meminta emoji itu dihapus dalam 15 hari atau dia akan melayangkan tuntutan hukum.

Menurut media NDTV, dia mengaku jika emoji itu melambangkan sesuatu yang menjijikkan dan cabul. Hal itu merupakan sesuatu yang menyinggung di India. Gurmeet menulis, “Menunjukkan jari tengah tidak hanya menyinggung tapi merupakan sikap yang sangat menyerang, invasif dan cabul.”

“Sesuai dengan the Indian Penal Code Sections 354 dan 509, hal ini adalah sebuah pelanggaran untuk menunjukkan perilaku yang cabul dan menyinggung kepada para wanita. Penggunaan sikap yang cabul, menyinggung oleh siapapun adalah sesuatu yang ilegal seperti dikatakan sebelumnya,” tambahnya.

“Sesuatu seksi 6 dari the Criminal Justice (Public Order) Act, 1994, menunjukkan jari tengah juga adalah sebuah tindakan menyinggung di Irlandia. Dengan menawarkan emoji jari tengah pada aplikasi Anda, Anda (WhatsApp) secara bersekongkol dalam penggunaan perilaku yang menyinggung dan cabul,” ujar Gurmeet.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge