0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sepanjang 2017, Kasus Curanmor Menonjol di Laweyan

Pelaku pencurian kendaraan bermotor yang berhasil dibekuk jajaran Polsek Laweyan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) paling menonjol sepanjang tahun 2017 di wilayah hukum Polsek Laweyan. Tercatat, 10 laporan masuk ke Mapolsek Laweyan, namun baru lima kasus yang baru terungkap.

“Kasus Curanmor paling menonjol di tahun ini,” terang Kapolsek Laweyan Kompol Santoso, Kamis (28/12) siang.

Kasus curanmor yang berhasil diungkap, kata Kapolsek, adalah tersangka berinisial TH (33) di tempat kos di Kawasan Jajar pada November lalu. Dalam menjalankan aksinya, tersangka mencari kelengahan korban. Setelah berhasil menggasak motor, tersangka menjual perbagian motor yang diembatnya di Semarang.

“Barang bukti motor matic kita amankan. Tersangka juga menjalankan aksinya di Yogjakarta,” jelasnya.

Terkait tingginya angka Curanmor di wilayah Laweyan, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada. Alangkah baiknya, jika pemilik kendaraan membekali kendaraan dengan kunci ganda sehingga tidak mudah untuk disikat pencuri.

“Dengan tingginya angka Curanmor ini, kami mengimbau masyarkat untuk lebih waspada dan memasang kunci ganda di kendaraan mereka,” pinta Kapolsek.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge