0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dugaan Korupsi Dana Desa, Wiranto  Jalani Sidang Kedua

Ilustrasi Sidang (merdeka.com)

Sragen  – Sidang lanjutan kasus korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) Hadiluwih berlanjut. kepala Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Wiranto kembali kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Dalam sidang kedua ini mengagendakan pembelaan terdakwa atau eksepsi.

”Sidang perkara kasus korupsi DD/ADD Hadiluwih dengan agenda pembacaan dakwaan sidang sudah dilakukan Rabu (20/12) pekan lalu. Hari ini eksepsi dari terdakwa atau penasehat hukum,” kata Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen, Adi Nugraha, saat dihubungi wartawan, Rabu (27/12).

Adi yang menjadi Ketua tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus ini  menjelaskan, ada enam jaksa dari Kejari yang mengawal kasus tersebut. Proses hukum tersebut bisa dibilang cukup cepat lantaran baru dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Kamis (14/12) lalu.

Pihaknya menyampaikan bukti-bukti untuk melakukan proses peradilan pada tersangka koruptor DD/ADD tersebut dirasa memadai. Sejauh ini diketahui untuk penyimpangan yang dilakukan oleh terdakwa Wiranto seorang diri. Untuk penggunaan dana itu sama sekali tanpa sepengetahuan perangkat desa dan lembaga desa.

Adi menyampaikan atas kesalahannya sesuai Undang-Undang Tipikor disebutkan bahwa hukuman bagi terpidana kasus korupsi maksimal 20 tahun penjara.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge