0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rembesan Air di Bungker Tak Bisa Diatasi, DPU-PR Buatkan Saluran Khusus

Bungker Balaikota (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Meski restorasi bungker Belanda di lingkungan Balaikota sudah hampir selesai, kebocoran tembok dan lantai bungker belum sepenuhnya teratasi. Air masih merembes dari celah-celah kecil di tembok.

“Memang masih ada. Tapi hanya rembesan kecil-kecil saja,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Solo, Taufan Basuki, Rabu (27/12).

Menghentikan total rembesan air di bungker tersebut agaknya tidak mungkin. Taufan mengatakan rekanan yang mengerjakan restorasi bungker itu sudah berupaya maksimal. Namun air tetap saja menggenang di lantai tanpa diketahui sumbernya.

Untuk mengakalinya, pihak rekanan membuat saluran kecil di bagian pertemuan tembok dan lantai. Saluran tersebut bermuara di sumur penampungan sementara.

“Kalau sudah penuh, otomatis pompanya nyala. Air dibuang ke saluran di dekat gedung Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil).

Untuk diketahui, sejak digali tahun 2012 silam, bungker yang terletak di bawah gedung Dispendukcapil itu sudah bermasalah dengan rembesan air. Saat itu, Pemkot mengeluarkan dana sekitar Rp 15 Juta untuk menggali bungker tersebut. Namun proses penggalian terus terkendala air yang terus memancar dari tanah. Meski sudah disedot dengan pompa, air dengan cepat naik kembali hingga menyentuh langit-langit bungker.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge