0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Agus Tewas Usai Minum Oplosan Alkohol 70 Persen

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Minuman keras (miras) oplosan kembali memakan korban. Seorang warga Pringgokusuman, Gedongtengen, Yogyakarta, Agus Supradiono (55) tewas usai meminum miras oplosan hasil racikannya sendiri. Sedangkan rekannya, Edy Suyatman menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Panit II Satreskrim Polsek Gedongtengen, Aiptu Suprat menjelaskan, Agus bersama Edy minum miras di rumah Edy. Keduanya meminum miras hasil racikan Agus.

“Jadi Agus itu meracik alkohol sendiri. Alkohol ini dibuat dari campuran alkohol 70 persen yang biasa digunakan untuk membersihkan luka, air dan minuman bersoda. Hasil racikan alkohol ini kemudian diminum bersama Edy,” ujar Suprat, Selasa (26/12) di Mapolsek Gedongtengen.

Suprat menjelaskan, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti itu meliputi dua botol minuman bersoda dan satu botol alkohol 70 persen. Barang bukti, lanjut Suprat didapat dari emperan teras rumah milik Edy tempat keduanya meminum miras oplosan.

“Kedua korban memang terkenal suka minum-minuman keras. Saat kejadian, Agus dan Edy sempat ditegur oleh Ketua RT setempat agar tidak minum miras. Senin (25/12) dinihari usai minum miras, Agus sempat mengalami kejang-kejang. Setelah itu kemudian dibawa oleh Ketua RT dan warga ke RS PKU untuk diobati. Setelahnya giliran Edy yang dilarikan di rumah sakit,” urai Suprat.

Suprat menambahkan, Agus kemudian akhirnya nyawa tak terselamatkan. Sedangkan Edy masih dirawat di RS dan harus menjalani cuci darah. Dari hasil diagnosis dokter, sambung Suprat diketahui kedua korban mengalami keracunan. Keracunan ini diduga karena miras oplosan yang dikonsumsinya.

“Penyelidikan kami hentikan karena pihak keluarga sudah membuat surat penyataan bahwa korban Agus meninggal karena ulahnya sendiri. Surat pernyataan ini dibuat oleh adik kandung korban. Jadi kasus ini terjadi karena korban Agus meminum miras hasil racikannya sendiri, diminum sendiri dan akhirnya meninggal dunia. Jadi Agus tidak membeli miras oplosan tetapi justru membuat miras oplosan sendiri,” jelas Suprat.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge