0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemudik Masuk Wonogiri Terus Bertambah

Petugas Dirjen Perhubungan Darat di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri melakukan pengecekan sebelum armada bus AKAP yang melayani rute Jakarta- Wonogiri diberangkatkan. (foto: tarmuji)

Wonogiri – Peningkatan kedatangan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri terjadi sejak Senin (18/12). Namun demikian, kondisi arus mudik liburan Natal dan Tahun Baru diklaim masih stabil.

“Pada 17 Desember jumlah kedatangan armada 95 dengan jumlah penumpang masih seperti biasanya 1.552. Lalu pada 18 Desember meningkat menjadi 121 armada dengan jumlah penumpang 2.203 orang,” kata Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura, Wonogiri, Agus Hasto Purwanto, Selasa (26/12).

Disampaikan, pada 19 Desember jumlah armada terus naik menjadi 124 dengan jumlah penumpang 2.157 orang. Kemudian pada 20 Desember meski jumlah armada kedatangan menurun menjadi 109 namun jumlah penumpang naik menjadi 3.088 orang. Lalu pada 21 Desember jumlah armada naik menjadi 122 buah namun jumlah penumpang turun menjadi 2.407 orang.

Menurut Agus, sejak 21 Desember terjadi keterlambatan kedatangan bus AKAP. Keterlambatan terjadi sekitar tiga sampai empat jam dari waktu kedatangan normal. Kemudian, mulai Sabtu (23/12) telah terjadi kenaikan jumlah keberangkatan armada bus sejumlah 167 armada dengan jumlah penumpang 3.340.

foto: tarmuji

Pada Minggu (24/12) jumlah keberangkatan turun menjadi 142 armada dengan jumlah penumpang 3.493 orang. Sementara itu, pada Senin (25/12) jumlah armada keberangkatan naik lagi menjadi 173 armada dengan jumlah penumpang 3.303 orang.

“Pasalnya terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan di jalur mudik Pantura,” kata dia.

Agus menambahkan, untuk arus balik, jumlah armada yang melayani penumpang masih seperti biasa, belum ada peningkatan.

“Tiket masih aman, bisa dilayani di agen-agen di kios di sekitar terminal,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, pengusaha otobus AKAP PO Tunggal Dara Putra, Margono mengatakan, menjelang liburan Natal dan Tahun Baru, ia mengerahkan puluhan armadanya untuk melayani penumpang arus mudik dan arus balik. Bus dengan berbagai kelas ia siapkan untuk melayani penumpang, mulai dari kelas ekonomi hingga Royal Class. Meski begitu, untuk harga tiket, masih diambang batas standar.

“Memang mengalami kenaikan jumlah penumpang, tapi untuk tiket Jakarta-Wonogiri masih stabil tidak ada kenaikan harga signifikan. Kisaran Rp 170 ribu hingga Rp 180 ribu, tergantung kelasnya,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge