0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Akhir Tahun, Harga Komoditas Cabai dan Daging Ayam Ras Merangkak Naik

Pedagang cabai di pasar (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Komoditas cabai di Pasar Legi Solo kembali merangkak naik sejak beberapa hari terakhir. Tingginya permintaan dan sedikitnya pasokan barang dianggap menjadi factor utama penyebab merangkaknya harga komoditas tersebut.

“Pada periode akhir tahun seperti ini permintaan dari masyarakat cenderung meningkat. Sedangkan pasokan cenderung turun karena memang sudah sedikit yang melakukan panen,” ujar salah seorang pedagang, Mulyani kepada wartawan, Senin ( 25/12).

Akibat timpangnya permintaan dan suplai barang itu, menurutnya cukup beralasan jika membuat komoditas cabai kembali merangkak naik. Misalnya untuk jenis cabai rawit merah dari sebelumnya Rp 33 Ribu per kilogram kini melonjak hingga mencapai rp 40 Ribu per kilogram, cabai merah kriting dari Rp 31 Ribu perkilogram menjadi Rp 38 Ribu per kilogram, cabai rawit putih dari sebelumnya Rp 16 Ribu per kilogram menjadi Rp 18 Ribu per kilogram.

Akibat tingginya harga jual tersebut, ia juga mengaku banyak pelangganya yang mengeluh. Bahkan tak sedikit yang mengurangi pembelian, karena tidak mampu menjangkau harga jual yang ditawarkan.

Selain cabai kondisi serupa juga terjadi untuk komoditas daging ayam ras. Salah seorang pedagang, Suyatmi mengaku harga jual daging ayam ras sejak beberapa har terakhir kemabli merangkak naik. Yaitu dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram menjadi rp 34 ribu per kilogram.

“Kalau periode Natal dan Tahun Baru karena banyak masyarakat yang membutuhkan daging ayam untuk dimasak dirumah. Akibat tingginya permintaan itu, harga jual ikut merangkak naik. Dan biasanya harga baru kembali normal kalau sudah awal tahun,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge