0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apkli Desak Pemerintah Bijak pada Investasi Asing

Ketua Umum DPP Apkli, Ali Mahsum (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Masuknya investor asing di perdagangan dalam negeri dinilai bentuk penjajahan ekonomi. Rakyat yang seharusnya mengelola ruang-ruang usaha itu, malah menghamba mereka.

“Lihat saja siapa pemilik pasar-pasar swalayan itu. Bukan rakyat Indonesia. Pemerintah justru memudahkan asing masuk ke sektor ekonomi vital. Memberikan kemudahan keuangan yang seharusnya dikucurkan lebih banyak ke PKL (pedagang kaki lima) dan UKM,” kata Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (Apkli), Ali Mahsum kepada wartawan usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) asosiasinya di Tawangmangu, Jumat (22/12) sore.

Pemerintah diminta bijak dalam memasukkan pemodal asing. Jangan sampai mereka ikut menggerogoti kedaulatan bangsa, hanya karena memiliki uang. Apkli juga meminta para antek asing berhenti memperdagangkan aset bangsa ini.

“Apa yang ada di republik ini harus untuk rakyat dan bangsanya sendiri. Silakan asing mengetuk pintu dan menyampaikan maksudnya asalkan baik. Kita juga bisa berpartner. Namun jika niatannya menindas dan menjajah ekonomi, lawan!” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge