0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cari Bahan Peledak, Lima Gereja Diendus Anjing Pelacak

Petugas Sat Sabhara menyisir sudut gereja dengan anjing pelacak. (foto: Agung Widodo)

Sragen – Sebanyak lima gereja di Kota Sragen menjadi target dari tim Satuan Sabhara Polres Sragen untuk dilakukan penyisiran sebelum digunakan untuk peribadan kaum nasrani pada perayaan natal mendatang. Selain melakukan penyisiran menggunakan alat inspection mirror atau kaca inspeksi juga diterjunkan anjing pelacak untuk mencari bahan peledak.

“Untuk mengamankan lokasi bersih dari ancaman bom, di sini kita melibatkan baik dari Unit Sterilisasi maupun anjing pelacak yang berkemampuan untuk mendeteksi handak,” kata Kasat Sabhara, AKP Agung Ari Purwono mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, Sabtu (23/12).

Di sela-sela pemeriksaan di Gereja Santa Maria Di Fatima Sragen, Agung menyatakan, total ada 20 gereja yang menjadi prioritas pemeriksaan yang tersebar di 20 kecamatan Kabupaten Sragen. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang hendak merayakan natal ataupun pergantian tahun baru.

Sedangkan di Kota Sragen sendiri ada lima gereja yang dilakukan pemeriksaan intensif dengan anjing pelacak dan inspection mirror. Selain Gereja Santa Maria, juga Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan Raya Sukowati dan Gereja Kristen Jawa depan Bank BCA Sragen. di lima gereja itu masing-masing didirikan pos pengamanan dengan jumlah peronel gabungan dari TNI dan Polri serta instansi terkait.

Menurut Agung diturunkannya anjing pelacak, lantaran sudah terlatih untuk mencari tiga bahan peledak diantaranya adalah TNT (Trinitrotoluena) dalam tempat yang tersembunyi sekalipun.

“Ada tiga bahan yang bisa kita jangkau dari anjing pelacak itu,” ujar Agung.

Setelah memastikan aman, pihaknya kemudian menyerahkan kepada pihak gereja dan petugas keamanan yang telah ditunjuuk untuk tugas pengamanan gereja tersebut.

Sebelumnya Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman menyampaikan, telah menyiagakan sebanyak 968 personil gabungan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 di Kabupaten Sragen. Setidaknya 92 Gereja di Bumi Sukowati mendapatkan pengamanan khusus selama pelaksanaan ibadah Natal.

Kemudian untuk menjamin keamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah juga akan dilaksanakan patroli mobil gabungan dengan instansi terkait.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge