0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TPID Kembali Intervensi Harga Melalui Pasar Murah

Suasana pasar murah yang digelar TPID Solo di Pasar Gede (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo menggelar pasar murah untuk sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Pasar Gede, Jumat (22/12). Pasar murah tersebut dilakukan sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga yang mulai merangkak naik menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Pasar murah ini bentuk intervensi dari pemerintah. Tujuannya agar inflasi tidak tinggi,” ujar Walikota sekaligus Ketua TPID Solo  FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan.

Selain itu,  untuk mempertahankan angka inflasi Kota Solo supaya tetap rendah, ia menghimbau agar para pedagang supaya jangan memanfaatkan libur panjang dan hari besar keagamaan untuk mendulang laba. Dalam menggelar pasar murah itu, TPID melibatkan sejumlah stakeholder lainnya seperti Bulog, PPI dan Hiswana Migas.

“Dalam galaran pasar murah ini kita menyediakan sejumlah komoditas. Terutama yang dibutuhkan masyarakat seperti beras dan elpiji tiga kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangana Solo Subagyo menambahkan, dalam gelaran pasar murah ini TPID menyediakan tabung elpiji tiga kilogram yang dijual Rp 15.500, beras premium Rp 11 ribu per kilogram, beras medium Rp 8 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 11 ribu per kilogram, gula pasir Rp 12 ribu per kilogram, dan daging kerbau beku Rp 85 ribu per kilogram

“Untuk LPG 3 Kg kita sediakan 520 tabung dan beras sekitar 10 ton.  Kalau kurang nanti bisa kita tambah lagi, ” terangnya.

Menurutnya, pasar murah tersebut akan terus dilakukan TPID hingga 29 Desember mendatang. Sedangkan lokasinya akan dilakukan disejumlah pasar tradisional secara bergiliran

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge