0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Face ID Buatan Apple Dituduh Rasis

Face ID. (ubergizmo.com)

Timlo.net—Face ID dibanggakan sebagai fitur utama iPhone X. Fitur itu diharapkan akan dipakai pada model iPhone di masa mendatang dan bahkan pada iPad. Akan tetapi fitur itu sepertinya menimbulkan kontroversi di Cina. Di negara itu, fitur itu dituduh sebagai fitur rasis.

Hal ini bermula saat seorang pria di Shanghai membelikan istrinya sebuah iPhone X. Ternyata smartphone itu bisa dibuka kuncinya oleh puteranya dengan begitu mudah. Saat dia menghubungi Apple, dia diberitahu jika kejadian itu adalah kejadian langka. Hal ini bisa dikarenakan jika istri dan anaknya berwajah mirip, tulis Ubergizmo.

Akan tetapi, seminggu kemudian, wanita Cina lainnya memiliki persoalan yang sama. Kali ini Face ID dalam iPhone X miliknya bisa dibuka oleh teman kerjanya. Padahal teman kerja itu tidak punya hubungan kerabat dengannya. Sang pemilik iPhone X itu diberitahu customer service Apple jika hal itu tidak mungkin terjadi.

Sang wanita membawa iPhone X miliknya ke toko dan mendemonstrasikan apa yang terjadi. Dua kasus ini menimbulkan tuduhan jika Face ID adalah fitur rasis karena menganggap semua orang Cina berwajah sama. Tapi perlu ditegaskan tidak satupun dari dua pemilik iPhone X itu beranggapan demikian.

Wan, rekan kerja wanita pemilik iPhone X itu berkata jika masalah itu terkait dengan keefektifan fitur itu. “Kami terlihat biasa. Bagaimana jika seseorang mengambil smartphone saya dan membukanya? Lalu mereka membeli barang-barang lewat smartphone saya dan membayarnya. Kami merasa tidak aman,” ujarnya. Hingga kini belum jelas bagaimana Apple akan mengatasi masalah ini.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge