0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Keracunan, DKK Minta Pengusaha Katering Perhatikan Perijinan

Kepala DKK Solo, dr Siti Wahyuningsih (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Dinas Kesehatan Kota (DKK) meminta pengusaha makanan dan minuman termasuk katering tidak memandang enteng aspek perijinan. Hal ini disampaikan menyusul peristiwa keracunan yang menimpa puluhan warga Cinderejo Kidul, Selasa (19/12) lalu.

“Jangan dianggap ngangel-angel (mempersulit),” kata Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, Kamis (21/12) siang.

Untuk diketahui, di samping harus mengantongi ijin dari Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pelaku usaha jasa makanan dan minuman juga harus memegang Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasaboga yang diterbitkan DKK.

Diakui, masih banyak pelaku usaha di bidang makanan dan minuman yang belum memiliki sertifikat. Pasalnya, untuk menerbitkan sertifikat tersebut, DKK akan meninjau kelayakan dan kebersihan tempat makanan diolah.

“Itu (mengurus ijin) agar kesehatan masyarakat juga terjamin,” kata dia.

Seperti diketahui, setidaknya 31 warga Kampung Cinderejo Kidul, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo mengalami keracunan makanan. Diduga, mereka keracunan usai menyantap sup yang diberikan saat kegiatan posyandu yang diadakan pada Selasa (19/12) kemarin.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge