0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Naik Lima Kali Lipat, Pemkab Targetkan Pajak Penambangan Raup Rp 14 M

Klaten — Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Klaten, Sunarna, tidak menyangka capaian pajak mineral bukan logam dan batuan (minerba) mencapai target Rp 7 miliar. Pasalnya, kebijakan kenaikan pajak tambang dari Rp 25 ribu menjadi Rp 125 ribu per rit baru diberlakukan 13 Oktober lalu.

“Ternyata diluar dugaan kami. Walaupun pada awalnya kita juga sempat ketar-ketir,” ujar Kepala BPKD Klaten, Sunarna, Kamis (21/12).

Ia tak mengelak, Penetapan Harga Patokan Penjualan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau golongan C dari Rp 25 ribu menjadi Rp 125 ribu per rit yang diberlakukan 13 Oktober lalu awalnya menimbulkan pro kontra.

“Penyesuaian tarifnya kan naik lima kali lipat. Tentu kalau ada yang protes keberatan hal biasa. Tapi sampai sekarang enggak ada yang protes, bahkan kami sangat terimakasih sekali atas kesadaran wajib pajak dari penambang. Mereka sudah langsung setor ke Kas Daerah,” ucap Sunarna.

Disinggung target pendapatan pajak tambang tahun 2018, Sunarna mengatakan, naik menjadi Rp 14 Miliar. Target tersebut hampir melonjak lima kali lipat dari target 2017 sebesar Rp 3 Miliar. Sedangkan pada RAPBD Perubahan 2017 ditargetkan Rp 7 Miliar.

“Targetnya Rp 14 Miliar. Tapi kita melihat perkembangannya di sana itu. Kalau nanti perkembangannya semakin baik, tidak ada perubahan regulasi, ya nanti lebih baik kita sesuaikan di (RAPBD 2018) Perubahan,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge