0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Belum Banyak Peternak Sapi Manfaatkan Program AUTS

MH Zainudin saat memilih bibit sapi di Pasar Sidoharjo, Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Baru segelintir peternak sapi di Wonogiri yang memanfaatkan program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). Padahal sangat menguntungkan peternak sapi. Sejumlah kalangan berharap program ini terus berlanjut selamanya bukan hanya sesaat saja.

“Saat ini beberapa sapi betina saya ikutkan asuransi. Bayar preminya cukup terjangkau karena saat ini masih disubsidi oleh pemerintah. Preminya pertahun hanya Rp 30 ribu atau Rp 40 ribu saja, sisanya dapat bantuan dari pemerintah,” kata peternak asal Ngadirojo, MH Zainudin, Rabu (20/12).

Menurut Zainudin, asuransi ini sangat bermanfaat bagi peternak. Peternak akan mendapatkan ganti rugi jika nanti sapi betinanya mati atau sakit.

“Sayangnya belum banyak peternak yang memanfaatkannya. Mungkin karena sosialisasi yang kurang,” kata legislator PDIP ini.

Sementara itu, Wisnu Tri Pranoto peternak sapi yang juga dari Ngadirojo menyebut, masih banyak peternak yang belum mengikuti asuransi ini. Dirinya j,uga belum ikut asuransi tersebut.

“Dulu belum tahu program ini, tapi setelah saya pelajari ternyata sangat menguntungkan,” paparnya.

Wisnu mengatakan, asuransi sapi akan memberikan harapan cerah bagi petani peternak dengan modal pas pasan. Peternak akan mendapatkan ganti rugi sehingga tidak akan mengalami kerugian total. Sapi kalau sakit dijual dengan harga murah. Misalnya, sapi usia 4 tahun biasanya dihargai Rp 3 juta – Rp 5 juta, akan tetapi kalau sehat bisa dijual kisaran Rp 12 juta – Rp 15 juta.

“Kami berharap program ini berjalan selamanya bukan hanya sesaat saja. Jika pemerintah mencanangkan swasembada daging, peternak harus disuport total mulai dari pembibitan. Apalagi, kalau sudah diasuransikan, kita akan lebih tenang lagi,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge