0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jajal Sukhoi, Kapolri Serasa Naik Mercedes Benz

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (merdeka.com)

Timlo.net – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjajal kecepatan dari pesawat Sukhoi milik TNI AU, dari landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (20/12). Tito terbang bersama Panglima TNI Marsekal Hadi, Kasad Jenderal Mulyono dan Kasal Laksamana Ade Supandi.

“Ini pertama kali naik pesawat tempur. Jadi 30 menit lumayan ya terbang dan ini saya merasa sangat beruntung karena kalau enggak jadi Kapolri mungkin saya enggak terbang naik sukhoi, pesawat salah satu yang tercanggih di dunia dan dimiliki Indonesia. Saya merasa bangga sebagai Kapolri dan WNI, betul-betul bisa menikmati terbang bersama sukhoi,” kata Tito, Rabu (20/12).

Usai berkeliling dengan pesawat sukhoi, Tito menceritakan pengalamannya. Dia tak malu mengaku pusing kepala saat Sukhoi bermanuver di udara.

“Setelah itu dibawa manuver belok kanan, kiri, ke atas, ke bawah, kepala pusing juga. Tapi mungkin Pak Panglima TNI tidak pusing, kalau saya pusing dikit. Biasa nangkep maling sekarang diajak naik pesawat. Dan 30 menit ini memberi arti bagi saya seumur hidup,” ujarnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini berkelakar.

“Begitu dimanuver kejut sana sini, mulai pusingnya keluar. Untung saja tidak bawa kantong plastik. Enggak deg-degan tapi,” ucapnya.

Sesungguhnya Tito merasa nyaman menaiki Sukhoi. Apalagi ketika tidak sedang bermanuver. Dia mengibaratkan seperti menaiki mobil mewah.

“Tapi saya terus terang nyaman naik pesawat ini karena kecepatannya kalau tidak dimanuver, nyantai saja, dia seperti naik mercy (Mercedes Benz) ya. Kalau naik komersial kira-kira naik kijang,” ucapnya.

Mantan Kepala BNPT ini menyebut kegiatan ini sekaligus menjalin hubungan baik dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dan jajaran TNI lainnya.

“Lebih dari itu, momentum 30 menit ini juga memberi dampak yang luas kepada institusi. Hubungan antara Polri dan TNI, saya harap kebersamaan ini juga akan mewarnai di jajaran TNI dan Polri untuk tetap kompak di masa mendatang karena TNI dan Polri dua pilar yang paling utama dalam peran menjaga NKRI,” tandasnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi mengungkapkan bahwa tujuan utamanya menggelar pemberian wings atau brevet dan mengajak Tito menjajal naik pesawat Sukhoi semata-mata untuk menjaga hubungan TNI-Polri semakin baik.

“Tujuan besarnya adalah kita menunjukan bahwa soliditas TNI-Polri yang kita bina selama ini kita pertahankan dan akan semakin kuat,” ungkap Hadi.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge