0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

SD Terancam Longsor, Kegiatan Belajar Mengajar Dipindah

Talud SD Negeri Gebyok longsor (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Bangunan SD Negeri Gebyok, Selo, Boyolali terancam longsor, menyusul longsornya talud. Longsor juga mengancam bangunan gedung sekolah.

Talud pagar yang longsor selebar 7 meter dan tinggi 4 meter terjadi Selasa (19/12) malam, usai hujan deras yang menguyur wilayah Lereng Gunung Merapi-Merbabu sejak siang hari. Longsoran talud menutup separuh badan jalan Solo-Selo-Borobudur (SSB).

“Pagi tadi langsung kita bersihkan longsorannya,” kata Kanit Patroli Polsek Selo, Aiptu Trie Prahasto, Rabu (20/12).

Pembersihan material longsoran melibatkan warga, relawan, Polsek dan Koramil Selo. Pembersihan menggunakan alat berat, mengingat material longsoran bercampur bebatuan.

“Kita juga pakai alat berat, biar cepat selesai,” tambahnya.

Sementara itu, longsor juga mengancam gedung yang berada disisi paling selatan. Jarak gedung dengan bibir tebing yang longsor hanya sekitar 1 meter hingga 2 meter. Kondisi ini mengancam dua ruangan, yaitu ruang kelas VI dan ruang perpustakaan. Kegiatan belajar mengajar di kelas VI untuk sementara dipindah ke ruangan lain.

“Sangat berbahaya kalau digunakan, untuk sementara kelas VI dipindah ke ruangan lain,” ujar Kepala SDN Gebyok, Titik Purwani.

Selain di SDN Gebyok, longsor juga terjadi di sebelah timur tanjakan Irung Petruk dan sempat menutup akses jalan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge