0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Opera Akan Rilis Aplikasi Khusus Berita dan Konten

Layanan pembaca berita di Opera Mini. (dok: timlo.net/ opera. )

Timlo.net—Opera memiliki layanan pembaca berita yang dilengkapi teknologi Artifical Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. AI itu digunakan untuk menyediakan konten dan berita yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Lewat rilis persnya kepada Timlo.net, Opera mengumumkan jika jumlah pengguna mereka pada November 2017 mencapai lebih dari 100 juta pembaca aktif setiap bulannya. Padahal saat layanan itu dirilis, jumlah pembaca aktif hanya sekitar 2 juta per bulannya. Kenaikan jumlah pembaca itu dicapai Opera dalam waktu kurang dari satu tahun.

Berita tidak mati, Anda hanya perlu menyediakan konten sesuai dengan keinginan masyarakat tanpa membuat mereka harus bersusah payah untuk mendapatkannya,kata Jan Standal, VP Product Marketing and Communication dalam rilis pers.

Pemakaian AI pada layanan berita itu dianggap berhasil. Pengguna layanan berita dan video pada peramban Opera Mini naik 50 kali lipat sejak dirilis pada Januari 2017. Menurut data, pada November, pengguna rata-rata menghabiskan 40 menit setiap harinya untuk membaca 65 hingga 81 berita per hari di Opera.

Hal ini menjadi berita baik untuk portal berita online. Mereka bisa menggunakan layanan berita Opera untuk meningkatkan jumlah pembaca. Pada 2017, Opera menggandeng lebih dari 800 laman dan penerbit, termasuk 96 penerbit Indonesia.

Pengguna telepon genggam cenderung ingin mengkonsumsi konten dengan cara lebih cepat dan lebih mudah,” kata Jan Standal.

“Mesin AI dirancang untuk langsung menyediakan konten yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna hanya dengan sentuhan jari. Kami sangat senang melihat pertumbuhan pesat seperti itu, baik dari segi pengguna maupun penggunaan layanan sesungguhnya,” tambahnya.

Melihat pertumbuhan pesat jumlah pembaca berita aktif, Opera berencana merilis aplikasi khusus berita dan konten. Untuk saat ini, aplikasi itu memiliki nama kode Opera Habari. Aplikasi itu akan memakai mesin AI yang sama pada peramban Opera. Habari akan menawarkan berita, konten dan video.

“Dengan lebih dulu memperkenalkan pembaca berita AI ke browser populer Opera, yang digunakan 250 juta orang di seluruh dunia, kami berhasil mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam menciptakan newsreader AI yang benar-benar cerdas, terutama dalam skala tersebut,” kata Jan Standal.

“Dengan memanfaatkan kecerdasan Opera Mini, kami terus mengembangkan layanan AI kami untuk menjadikannya salah satu platform penemu konten terkemuka di dunia. Kombinasi unik antara basis pengguna besar dengan kemampuan teknologi kami yang mendalam, menempatkan Opera pada posisi unik untuk mencapai tujuan tersebut. Kami berharap dapat meluncurkan aplikasi baru dalam waktu dekat,” tutup Jan.

 

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge