0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Kondisi Bandara Adi Sucipto Yogyakarta (dok.timlo.net/ist)

Timlo.net – Masyarakat di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Kondisi ini dipicu penguatan angin mansoon Asia ke wilayah Pulau Jawa.

“Ada penguatan angin monsoon Asia yang banyak membawa uap air hingga di Pulau Jawa,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Djoko Budiono, Selasa (19/12).

Menurut Djoko, selain monsoon Asia, dari analisa pola angin terlihat adanya daerah tekanan rendah di barat daya Pulau Jawa. Kondisi itu berdampak pada pembentukan awan-awan hujan di DIY.

Dia mengatakan potensi hujan dengan kategori sedang dan lebat disertai petir serta angin kencang akan berpotensi muncul pada sebagian besar wilayah Kabupaten Sleman, Kulon Progo bagian utara dan barat, Kota Yogyakarta, Bantul utara, dan sebagian besar Gunungkidul.

Curah hujan di DIY, kata Djoko, diprediksi berkisar antara 30-70 milimeter per hari. Sedangkan kecepatan angin maksimum bisa mencapai 20 knot atau 36 km per jam dengan suhu udara berkisar 22-32 celsius.

“Untuk gelombang laut di pesisir selatan DIY kategori sedang dengan ketinggian berkisar 1,5 hingga 2,5 meter,” ungkapnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan masyarakat DIY, kata Djoko adalah frekuensi dan intensitas hujan yang akan terus meningkat selama Desember 2017 hingga Januari 2018.

“Karena itu, kami imbau untuk selalu menjaga kesiapsiagaan guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang,” jelas Djoko.

[fik]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge