0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

ISI Solo dan Museum Affandi Bahas Developing of Art Conservation

Wakil Rektor I ISI Solo I Nyoman Sukerma menyerahkan cendera mata kepada Patricia Engel (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesi (ISI) Solo dan Museum Affandi Yogyakarta bekerjasama membahas Developing of Art Conservation, di Ruang Rapat Jurusan Desain, Gedung 5, Lt 2, FSRD ISI Surakarta, Kampus Mojosongo, Jebres, Solo, Senin (18/12).

“Pembahasan ini diselenggarakan dalam rangka untuk menginisiasi pembukaan program studi baru di ISI Surakarta, dengan nama Program Studi Tata Kelola Seni dengan fokus kajian pada pengelolaan museum dan konservasi,” ungkap Wakil Rektor I ISI Solo, Dr I Nyoman Sukerma SKar MHum kepada wartawan.

Sukerma mengatakan, pembahasan kali ini menghadirkan narasumber  Mag dr hab Patricia Engel, dosen dari Danube University, Krems Austria dan menjabat kepala European Research Centre for Book an Paper Conservaton -Restoration, dimana berprofesi sebagai konservator khususnya pada benda seni yang menggunakan materi kertas.

Peserta pembahsan, menurut Sukerma, terdiri dari dosen dan mahasiswa ini bertujuan untuk lebih membuka wawasan seputar konservasi karya seni rupa, sehingga dapat menambah kompetensi dari civitas akademik FSRD ISI Surakarta ke depannya.

Wakil Rektor I ISI Solo mengatakan, ada beberapa poin yang dibahas, antara lain, pemahaman tentang konsep, paradigm dan praktek konservasi, bagaimana memahami artefak dan arsip dalam praktik konservasi dan bagaimana model dan metodologi dalam praktik konservasi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge