0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Usai Santap Makanan Hajatan, Puluhan Warga Keracunan

Korban keracunan di Buleleng (merdeka.com)

Timlo.net — Acara hajatan akikah dan Maulid Nabi di Jalan Pulau Selayar, Lingkungan Taman Sari, Kelurahan Kampung Baru, Singaraja awalnya terlihat khusuk dan penuh keharmonisan. Namun usai menikmati kudapan, warga yang mengikuti hajatan yang digelar di rumah Sulaiman (35) mendadak berubah jadi panik setelah puluhan tamu undangan keracunan.

“Saya enggak tahu, tiba-tiba saja pusing sampai di rumah. Makanan yang dimakan isinya ya mi, kalau jajanannya ada lemper,” ujar salah seorang korban di RSUD Buleleng, Senin (18/12).

Dikonfirmasi Kapolsek Kota Singaraja, Kompol AA Wiranata Kusuma mengatakan, semua korban keracunan sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Ada puluhan orang yang keracunan, tapi kini 21 orang sudah pulang, dan sebagian masih dirawat. Ya mudah-mudahan ada perkembangan yang baik, dan segera diperbolehkan pulang,” kata Wiranata Kusuma di Buleleng, Senin (18/12).

Dijelaskan Wiranata Kusuma, dalam penanganan kasus keracunan massal ini, pihaknya belum bisa memastikan apakah penyebabnya berasal dari makanan yang disediakan di rumah Sulaiman.

Kata dia, sejauh ini penyelidikan bahwa makanan dipesan di katering milik berinisial NF (60) warga Banyuning. Di tempat terpisah, juga ada pengiriman di wilayah Banyuning dengan jenis jajanan yang sama dan belum ada laporan adanya hal keracunan.

“Kebetulan tempat membeli makanan itu, mengirim ke dua tempat. Tapi yang di Banyuning tidak ada masalah. Makanya kami cek, apakah dari makanan mana kira-kira penyebabnya. Ya bisa saja mungkin ada yang bawa makanan atau jajanan sebagai sumbangan warga. Tapi masih kita selidiki,” tuturnya.

Hingga saat ini, Polsek Kota Singaraja sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi termasuk pemilik katering dan Sulaiman.

“Beberapa orang sudah kita mintai keterangan. Termasuk sampel semua jenis makanan juga sudah dibawa ke Lab. Kita tinggal tunggu hasilnya, sabar,” tandas Wiranata.

Tercatat sejauh ini ada 29 orang korban masuk di tiga rumah sakit yang ada di Kota Singaraja. Di antaranya sembilan orang di RSUD Buleleng, sembilan orang di RS Kerta Husada Singaraja dan 11 orang di RS Paramasidhi Singaraja. Mereka ada yang dewasa dan anak-anak.

[cob]

Sumber : merdeka.com

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge