0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Basket Kursi Roda Tatap APG 2018

Solo — Cabang olahraga basket kursi roda yang tergabung dalam kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, menatap Asian Para Games 2018. Cabor baru bagi Indonesia ini akan dimaksimalkan, ketika menjadi tuan rumah Oktober tahun depan.

“Ada 24 nama yang diundang, tapi yang hadir 20 orang. Rata-rata masih belajar dari nol, kita optimis di sisa waktu yang ada bisa membentuk tim bagus,” ungkap Head Coach Wheelchair Basketball Indonesia, Fajar Brilianto, Senin (18/12).

Indonesia memang belum mempunyai tim Wheelchair Basketball. Di ajang ASEAN Para Games Malaysia September lalu, Indonesia bahkan absen. Pembentukan tim baru dilakukan menjelang Asian Para Games yang tinggal tujuh bulan lagi. Apalagi, Indonesia berstatus sebagai tuan rumah even akbar se Asia itu.

Menurut dia, ada 20 atlet yang hadir dalam seleksi kemarin. Mereka berasal dari berbagai daerah. Tak sedikit pula ada atlet dari cabang olahraga (Cabor) lain. Mereka mencoba peruntungan dengan mempelajari Wheelchair Basketball.

Idealnya butuh 12 pemain untuk menjadi satu tim. Seleksi digelar selama dua hari. Pelatnas akan mulai digelar Januari 2018 mendatang. Pada tahap seleksi kemarin, pemain mendapat materi dasar agility skill. Atlet rata-rata belum cukup mahir adaptasi dengan kursi roda yang khusus untuk basket kursi roda.

“Basket kursi roda memang belum populer di Indonesia. Di level Asia Tenggara baru Thailand yang cukup maju. Indonesia harus belajar dari mereka,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge