0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tradisi Pohon Natal di Berbagai Dunia Bagian 4

Ceppo, pohon Natal khas Italia. (dok: timlo.net/ pinterest.com)

Timlo.net—Pohon Natal menjadi salah satu hal yang kerap muncul dalam perayaan Natal. Masing-masing negara rupanya memiliki sejarah dan tradisi berbeda terkait pohon Natal. Bagaimana sejarah dan tradisi itu di masing-masing negara?

Ukraina

Dirayakan pada 25 Desember oleh umat Katolik dan 7 Januari oleh Kristen Ortodoks, Natal menjadi hari raya paling populer di Ukraina. Selama musim Natal, termasuk hari tahun baru, orang-orang menghiasi pohon cemara dan berpesta.

Spanyol

Sebuah perayaan Natal yang populer di Catalonia adalah permainan lucky strike. Sebuah batang pohon dipenuhi dengan barang-barang dan anak-anak memukul batang itu mencoba menjatuhkan kacang kemiri, almond, gula-gula, dan makanan lainnya, tulis History.com.

Italia

Di Italia, sebuah palungan mewakili miniatur Keluarga Kudus dalam sebuah kandang adalah pusat Natal bagi keluarga di sana. Para tamu akan berlutut di depan palungan dan para musisi bernyanyi di depannya. Palungan yang disebut Presepio ini biasanya dibuat dengan tangan dan hiasan dan fiturnya dibuat dengan detil. Miniatur Keluarga Kudus itu seringkali disusun dalam bentuk segitita. Hal ini menjadi dasar dari struktur mirip piramida yang disebut ceppo. Ceppo adalah sebuah frame kayu yang disusun menjadi piramida dengan ketinggian beberapa meter.

Piramida ini dihiasi dengan kertas warna warni, kerucut pinus emas dan bendera kecil warna warni. Lilin-lilin kecil juga diletakkan di sekitar piramida. Sebuah bintang atau boneka kecil digantung di bagian pucuk segitiga. Bagian kayu di dekat palungan biasanya di isi dengan buah, permen dan hadiah. Ceppo dianggap sebagai cikal bakal pohon Natal yang ada di negara-negara lain. Beberapa rumah di Italia bahkan punya satu ceppo untuk masing-masing anak dalam keluarga.

Bag 1 | Bag 2 | Bag 3 | Bag 5 | Bag 6

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge