0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Otaki Penipuan Biaya Surat Kendaraan, Oknum PNS Ditangkap

tersangka RH (ist)

Wonogiri — Seorang oknum PNS di kantor UPPD Wonogiri ditangkap petugas resmob Polres Wonogiri. Tersangka diduga merupakan otak aksi penipuan biaya surat-surat kendaraan bermotor baru. Pelaku dilaporkan oleh korban lantaran telah menggelapkan uang sebesar Rp 49 Juta lebih.

Tersangka adalah RH (43) warga Perumahan Citrajaya 5, Bulusulur, Wonogiri. Dia ditangkap di Nguter, Sukoharjo, Sabtu (16/12) lalu. Sementara korban adalah DEP (46) warga Lingkungan Gerdu RT 2 /RW 5 Kelurahan Giripurwo, yang mengalami kerugian Rp 49.560.000,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasatreskrim AKP Muhamad Kariri, Minggu (17/12).

Kasat menjelaskan, kasus ini bermula saat korban melalui perantaranya, CW (46) menyerahkan uang Rp 47.560 kepada pelaku, Senin(31/7) lalu. Uang tersebut sebagai biaya proses pengurusan pengisian surat- surat kendaraan baru (Pembayaran Pajak dan Penerbitan BPKB KBM Baru). Sisanya Rp 2 Juta disimpan oleh CW sebagai uang jasa.

”Tapi sampai berbulan- bulan, surat- surat kendaraan milik korban belum juga kelar. Bahkan pelaku sulit dihubungi dan temui baik dirumahnya ataupun di kantornya,” bebernya.

Paska penyerahan uang tersebut , tersangka menyatakan dalam dua pekan proses pengisian surat kendaraan mobil jenis Toyota Inova itu rampung. Namun sampai batas waktu yang ditentukan pelaku ingkar janji.  Bahkan pada 28 Juli 2017, korban meminta salah seorang pegawai UPPD untuk mencari berkas- berkas proses pengisian kendaraanya.

” Setelah berkas ditemukan, korban mengetahui bahwa untuk proses pendaftaran dan penerbitan BPKB baru di Bagian BPKB Sat Lantas Polres Wonogiri telah selesai. Namun untuk biaya pajak BBN KB KBM baru tersebut tidak dibayarkan oleh RH. Merasa diperdayai, korban melapokannya ke Mapolres Wonogiri” jelasnya.

Pada Sabtu (16/12) pukul 13.30 WIB, petugas berhasil membekuk pelaku di Masjid Raya Nguter Sukoharjo.

“Juga diamankan satu buah kuitansi penyerahan uang, satu buah foto copy faktur Toyota Kijang Inova, dan satu buah resi pengambilan BPK,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge