0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polres Bangun Rumah Janda Agar Layak Huni

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andie, melakukan pengecekan pembangunan rumah Mbah Sri Sumarni di Desa Karanggeneng, Boyolali Kota (timlo.net/nanin)

Boyolali — Polres Boyolali melalui gerakan Bhayangkara Peduli membangun rumah janda, Sri Sumarni (80) yang tinggal bersama cucunya, Wahyu H (8) yang yatim piatu.Dalam kurun waktu 20 hari, rumah layak huni bakal bisa ditempati mbah Marni.

“Target kita 20 hari selesai, personil Polsek kita gilir ikut membangun rumah mbah Marni,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andie, saat mengecek pembangunan rumah Mbah Marni di Desa Karanggeneng, Boyolali Kota, Minggu (17/12).

Menurut Kapolres, pembangunan rumah Mbah Marni sebaai bentuk kepedulian terhadap warga tidak mampu. Rumah layak huni dengan ukuran 8 X 6 meter tersebut berdiri di lahan berukuran 9 X 6 meter milik Sri Sumarni. Selain kamar tidur, juga dilengkapi kamar mandi dan dapur.

“Untuk biaya pembangunan tidak hanya dari Polres, namun juga dermawan dan masyarakat, ini bentuk kepedulian bersama,” imbuhnya.

Disisi lain, Mbah Marni mengaku gembira mendapat bantuan dari Polres Boyolali melalui Gerakan Bhayangkara Peduli. Sebagai pemulung, Mbah Marni tidak menyangka bakal memiliki rumah tinggal tetap. Selama ini, Mbah Marni tinggal mengontrak dan berpindah-pindah.

“Tanahnya dulu saya membeli Rp 20 Juta, menabung sedikit demi sedikit, tapi kalau mau bangun rumah,tidak terpikir sama sekali, darimana saya dapat uang,” ujarnya terharu.

Selama ini, Mbah Marni hanya tinggal berdua bersama cucunya, Wahyu, yang sudah yatim piatu. Cucu semata wayangnya itulah yang selama ini menjadi semangat hidupnya.

“Terimakasih buat Pak Kapolres, tidak tahu bagaimana membalas kebaikanya,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge