0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Misi Kesenian Karanganyar Bagi Warga Perantau

Bupati Juliyatmono bersama para penampil sendra tari di Anjungan Jateng TMII, Minggu Siang (17/11) (ist)

Karanganyar — Sekitar 1.000 warga perantau di Jabodetabek memadati pendopo Anjungan Jateng, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jaktim, Minggu (17/12). Mereka antusias menyaksikan sendra tari Sekar Saka Surendra dan campur sari Sangga Buana asal Karanganyar.

“Sekar Saka Surendra yakni gerak kekuatan ilmu Sondo dan Koro. Merupakan cerita simbol kisah dramatik dan tragis cikal bakal berdirinya desa Tasikmadu yang diadopsi dari cerita Sondokoro. Dikisahkan ada seorang Tumenggung kaya raya dan bermartabat bernama Jaya Lelono. Dengan kekuasaanya itu, Tumenggung menginginkan Sri Widowati dan Setyowati, keduanya adalah putri dari Sondo dan Koro,” ujar sutradara drama tari, Ari Kuntarto dalam rilis Diskominfo Karanganyar yang dikirim ke Timlo.net, Minggu (17/12) malam.

Pentas itu sengaja digelar Pemkab Karanganyar untuk menghibur warganya yang sedang merantau. Para perantau ini tergabung di Paguyuban Warga Karanganyar (Pagar Anyar), Cah Karanganyar Rantau (Cakra), Sedulur Bumi Karanganyar (Sebra), Komunitas Pesbuker Karanganyar (KPK), dan Paguyuban Warga Karanganyar Surakarta (PWKS).

Acara tersebut merupakan even tahunan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jateng dalam rangka misi kesenian untuk masing-masing kabupaten/kota di wilayah Propinsi Jateng.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta masukan para tokoh yang ada di Jakarta agar membangun kampung halamannya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge