0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Melerai Perkelahian, Ayah dan Anak Ini Justru Bernasib Sial

Ilustrasi pemukulan (dok.merdeka.com)
Wonogiri — Diduga melakukan tindak pidana penganiayaan, IW (33), warga Dusun Kepuh RT1/RW1 Desa Semen, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri terpaksa harus mendekam di sel tahanan Mapolres Wonogiri, Jumat (15/12).Sementara korbannya, SY (37) warga Dusun Sedayu RT4/RW4 Desa Semen, Kecamatan Jatisrono mengalami sejumlah luka akibat kekerasan fisik tersebut.
“Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, saat ini pelaku sudah diamankan di tahanan Mapolres Wonogiri,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto, Sabtu (16/12).
Dijelaskan, kasus ini terjadi di simpang tiga Puteran Dusun Kepuh, RT1/ RW4, Desa Semen, Kecamatan Jatisrono pada Sabtu (9/12) pukul 19.30 WIB. Akibat kekerasan fisik tersebut, SY mengalami sejumlah luka dan pusing sehingga tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari.
“Korban sedianya melerai perkelahian antara pelaku dan salah satu warga desa setempat, tapi malah dia jadi bulan- bulanan pelaku,” kata AKP Hariyanto.
Menurut Hariyanto, penganiayaan itu berawal dari percekcokan lalu timbul perkelahian antara pelaku dan salah seorang warga setempat. Dimana, pelaku menghajar hingga menyebabkan pelipisnya luka sobek. Mengetahui aksi itu, korban dan warga lainnya melerainya.
Kemudian, pelaku pulang dengan dijemput istrinya. Akan tetapi, 15 menit berselang, pelaku itu kembali mendatangi lokasi kejadian. Tanpa banyak bicara, bak pendekar jalanan, pelaku kemudian menghajar korban dengan membabibuta. Tak hanya menggunakan tangan dan kakinya, pelaku memukul dengan gitar. Bahkan, ayah kandung SY, yakni AS (60) yang berniat melerai perkelahian itu bernasib sial. Ia justru menerima tendangan persis di dada, hingga menyebabkan sesak nafas.
Tak terima atas perlakuan IW, kasus itu dilaporkan ke Mapolsek setempat dan diteruskan ke Mapolres Wonogiri. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP .
“Untuk melengkapiĀ  penyidikan, bangkai gitar kemudian dijadikan barang bukti,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge